kretek

search for more blogs here

 

"Sejarah Rokok/Tembakau/Kretek/Klembak/Sigaret" posted by ~Ray
Posted on 2008-11-13 11:11:12

TembakauNICOTIANA tabacum (Nicotiana spp.. L.) atau lebih dikenal sebagai tembakau (tobacco) ialah sejenis tumbuhan herbal dengan ketinggian kira-kira 1.8 meter (6 kaki) dan besar daunnya yang melebar dan meruncing dapat mencapai sekurang-kurangnya 30 sentimeter (1 kaki). Tanaman ini berasal dari Amerika utara dan Amerika Selatan. Sejarah tembakau pada mulanya digunakan oleh orang-orang asli Amerika untuk kegunaan perobatan. Sejarah mereka yang penuh dengan lagenda dan mitos banyak dikaitkan dengan tembakau. Ajaran-ajaran kepercayaan mereka juga bersangkut-paut dengan tumbuhan tembakau di mana asap tembakau dipercaya dapat melindungi mereka dari makhluk-makhluk halus yang jahat dan sebaliknya memudahkan mereka mendekati makhluk-makhluk halus yang baik. Jika Christopher Columbus merentasi Lautan Atlantik untuk pertama kalinya pada tahun 1942 orang asli Amerika yang bermukim di New World telah menghadiahkan beliau daun tembakau dan seabad setelah itu merokok telah menjadi kegilaan global dan seterusnya memberi manfaat ekonomi kepada para pengusaha di Amerika Serikat. Tembakau ialah hasil pertanian yang diproses dari daun tumbuh-tumbuhan genus Nicotiana yang segar. Tembakau bisa didapat secara komersil dalam bentuk-bentuk kering maupun awet dan sering dihisap (seperti merokok) dalam bentuk cerutu dan rokok atau dengan menggunakan pipa. Tembakau juga bisa dikunyah. "dicelup" (diletakkan antara pipi dengan gusi) dan dikulum atau dihirup ke dalam hidung sebagai bahan hisapan dalam bentuk serbuk halus (seperti menggunakan morfin bubuk). Tembakau mengandung zat alkaloid nikotin sejenis neurotoxin yang sangat ampuh jika digunakan pada serangga. Neurotoxin merupakan bahan yang dapat melumpuhkan syaraf (neuron=syaraf toxin=racun) dan pada konsentrasi yang rendah dapat menimbulkan ketergantungan (addiction). Zat ini sering digunakan sebagai bahan utama insektisida. Bahasa Indonesia tembakau merupakan serapan dari bahasa asing. Bahasa Spanyol "tabaco" dianggap sebagai asal kata dalam bahasa Arawakan khususnya dalam bahasa Taino di Karibia disebutkan mengacu pada gulungan daun-daun pada tumbuhan ini (menurut Bartolome De La Casas. 1552) atau bisa juga dari kata "tabago" sejenis pipa berbentuk y untuk menghirup asap tembakau (menurut Oviedo daun-daun tembakau dirujuk sebagai Cohiba tetapi Sp tabaco (juga It tobacco) umumnya digunakan untuk mendefinisikan tumbuhan obat-obatan sejak 1410 yang berasal dari Bahasa Arab "tabbaq" yang dikabarkan ada sejak abad ke-9 sebagai nama dari berbagai jenis tumbuhan. Kata tobacco (bahasa Inggris) bisa jadi berasal dari Eropa dan pada akhirnya diterapkan untuk tumbuhan sejenis yang berasal dari Amerika. KretekRiwayat kretek bermula di Kudus. Menjadi dagangan paling memikat di tangan pengusaha buta huruf. Sayang asal usulnya masih gelap. Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal usul yang akurat tentang rokok kretek. Menurut kisah yang hidup dikalangan para pekerja pabrik rokok riwayat kretek bermula dari penemuan Haji Djamari pada kurun waktu sekitar 1870-1880-an. Awalnya penduduk asli kudus ini merasa sakit pada bagian dada. Ia lalu mengoleskan minyak cengkeh. Sakitnya reda. Djamari lantas bereksperimen merajang cengkeh dan mencampurnya dengan tembakau untuk dilinting menjadi rokok. Kala itu melinting rokok sudah menjadi kebiasaan kaum pria. Djamari melakukan modifikasi dengan mencampur cengkeh. Setelah rutin menghisap rokok ciptaannya. Djamari merasa sakitnya hilang. Ia mewartakan penemuan ini kepada kerabat dekatnya. Berita ini menyebar cepat. Permintaan "rokok obat" ini pun mengalir. Djamari melayani banyak permintaan rokok cengkeh. Lantaran ketika dihisap cengkeh yang terbakar mengeluarkan bunyi "kemeretek" maka rokok temuan Djamari ini dikenal dengan "rokok kretek". Awalnya kretek ini dibungkus "klobot" atau daun jagung kering. Dijual per ikat dimana setiap ikat terdiri dari 10 tanpa selubung kemasan sama sekali. Rokok kretek kian dikenal. Namun tak begitu dengan penemunya Djamari diketahui meninggal pada 1890. Siapa dia dan asal-usulnya hingga kini masih remang-remang. Hanya temuannya itu yang terus berkembang. Sepuluh tahun kemudian penemuan Djamari menjadi dagangan memikat di tangan Nitisemito perintis industri rokok di Kudus. Bisnis rokok dimulai oleh Nitisemito pada 1906 dan pada 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek "Tjap Bal Tiga". Bisa dikatakan langkah Nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri rokok kretek di Indonesia. Beberapa babad legenda yang beredar di Jawa rokok sudah dikenal sudah sejak lama. Bahkan sebelun Haji Djamari dan Nitisemito merintisnya. Tercatat dalam Kisah Roro Mendut yang menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok "klobot" (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya. Awal usaha KretekNitisemito sendiri seorang buta huruf dilahirkan dari rahim Ibu Markanah di desa Janggalan dengan nama kecil Rusdi. Ayahnya. Haji Sulaiman adalah kepala desa janggalan. Pada usia 17 tahun ia mengubah namanya menjadi Nitisemito. Pada usia ini ia merantau ke Malang. Jawa Timur untuk bekerja sebagai buruh jahit pakaian. Usaha ini berkembang sehingga ia mampu menjadi pengusaha konfeksi. Namun beberapa tahun kemudian usaha ini kandas karena terlilit hutang. Nitisemito pulang kampung dan memulai usahanya membuat minyak kelapa berdagang kerbau namun gagal. Ia kemudian bekerja menjadi kusir dokar sambil berdagang tembakau. Saat itulah dia berkenalan dengan Mbok Nasilah pedagang rokok klobot di Kudus. Mbok Nasilah yang juga dianggap sebagai penemu pertama rokok kretek menemukan rokok kretek untuk menggantikan kebiasaan nginang pada sekitar tahun 1870. Di warungnya yang kini menjadi toko kain Fahrida di Jalan Sunan Kudus. Mbok nasilah menyuguhkan rokok temuannya untuk para kusir yang sering mengunjungi warungnya. Kebiasaan nginang yang sering dilakukan para kusir mengakibatkan kotornya warung Mbok Nasilah sehingga dengan menyuguhkan rokok ia berusaha agar warungnya tidak kotor. Pada awalnya ia mencoba meracik rokok. Salah satunya dengan menambahkan cengkeh ke tembakau. Campuran ini kemudian dibungkus dengan klobot atau daun jagung kering dan diikat dengan benang. Rokok ini disukai oleh para kusir dokar dan pedagang keliling. Salah satu penggemarnya adalah Nitisemito yang saat itu menjadi kusir. Nitisemito lantas menikahi Nasilah dan mengembangkan usaha rokok kreteknya menjadi mata dagangan utama. Usaha ini maju pesat. Nitisemito memberi label rokoknya "Rokok Tjap Kodok Mangan Ulo" (Rokok Cap Kodok makan Ular). Nama ini tidak membawa hoki malah menjadi bahan tertawaan. Nitisemito lalu mengganti dengan Tjap Bulatan Tiga. Lantaran gambar bulatan dalam kemasan mirip bola merek ini kerap disebut Bal Tiga. Julukan ini akhirnya menjadi merek resmi dengan tambahan Nitisemito (Tjap Bal Tiga H. M. Nitisemito). Bal Tiga resmi berdiri pada 1914 di Desa Jati. Kudus. Setelah 10 tahun beroperasi. Nitisemito mampu membangun pabrik besar diatas lahan 6 hektar di Desa jati. Ketika itu di Kudus telah berdiri 12 perusahaan rokok besar. 16 perusahaan menengah dan tujuh pabrik rokok kecil (gurem). Diantara pabrik besar itu adalah milik M. Atmowidjojo (merek Goenoeng Kedoe). H. M Muslich (merek Delima). H. Ali Asikin (merek Djangkar). Tjoa Khang Hay (merek Trio) dan M. Sirin (merek Garbis & Manggis). Sejarah mencatat Nitisemito mampu mengomandani 10.000 pekerja dan memproduksi 10 juta batang rokok per hari 1938. Kemudian untuk mengembangkan usahanya ia menyewa tenaga pembukuan asal Belanda. Pasaran produknya cukup luas mencakup kota-kota di Jawa. Sumatera. Sulawesi. Kalimantan bahkan ke Negeri Belanda sendiri. Ia kreatif memasarkan produknya misalnya dengan menyewa pesawat terbang Fokker seharga 200 gulden saat itu untuk mempromosikan rokoknya ke Bandung dan Jakarta. Ambruknya rokok kretek Bal Tiga dan Munculnya PesaingHampir semua pabrik itu kini telah tutup. Bal tiga ambruk karena perselisihan diantara para ahli warisnya. Munculnya perusahaan rokok lain seperti Nojorono (1940). Djamboe Bol (1937). Djarum (1950) dan Sukun semakin mempersempit pasar Bal Tiga ditambah dengan pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1942 di Pasifik masuknya tentara Jepang juga ikut memperburuk usaha Nitisemito. Banyak aset perusahaan yang disita. Pada tahun 1955 sisa kerajaan kretek Nitisemito akhirnya dibagi rata pada ahli warisnya. Ambruknya pasaran Bal Tiga disebut sebut juga karena berdirinya rokok Minak Djinggo pada tahun 1930. Pemilik rokok ini. Kho Djie Siong adalah mantan agen Bal Tiga di Pati. Jawa Tengah. Sewaktu masih bekerja pada Nitisemito. Kho Djie Siong banyak menarik informasi rahasia racikan dan strategi dagang Bal Tiga dari M. Karmaen kawan sekolahnya di HIS Semarang yang juga menantu Nitisemito. Pada tahun 1932. Minak Djinggo yang penjualannya melesat cepat memindahkan markasnya ke Kudus untuk memperluas pasar. Kho Djie Siong meluncurkan produk baru. Nojorono. Setelah Minak Djinggo muncul beberapa perusahaan rokok lain yang mampu bertahan hingga kini seperti rokok Djamboe Bol milik H. A. Ma'roef rokok Sukun milik M. Wartono dan Djarum yang didirikan Oei Wie Gwan. Perusahaan rokok kretek Djarum berdiri pada 25 Agustus 1950 dengan 10 pekerja. Oei Wie Gwan mantan agen rokok Minak Djinggo di Jakarta ini mengawali bisnisnya dengan memasok rokok untuk Dinas Perbekalan Angkatan Darat. Pada tahun 1955. Djarum mulai memperluas produksi dan pemasarannya. Produksinya makin besar setelah menggunakan mesin pelinting dan pengolah tembakau pada tahun 1967. Di era keemasan Minak Djinggo dan di ujung masa suram Bal Tiga aroma bisnis kretek menjalar hingga ke luar Kudus. Banyak juragan dan agen rokok bermunculan. Di Magelang. Solo dan Yogyakarta kebanyakan pabrik kretek membuat jenis rokok klembak. Rokok ini berupa oplosan tembakau cengkeh dan kemenyan. Perkembangan industri kretek di daerah di pulau JawaKretek juga merambah Jawa Barat. Di daerah ini pasaran rokok kretek dirintis dengan keberadaan rokok kawung yakni kretek dengan pembungkus daun aren. Pertama muncul di Bandung pada tahun 1905 lalu menular ke Garut dan Tasikmalaya. Rokok jenis ini meredup ketika kretek Kudus menyusup melalui Majalengka pada 1930-an meski sempat muncul pabrik rokok kawung di Ciledug Wetan. Sedangkan di Jawa Timur industri rokok dimulai dari rumah tangga pada tahun 1910 yang dikenal dengan PT. HM Sampoerna. Tonggak perkembangan kretek dimulai ketika pabrik-pabrik besar menggunakan mesin pelinting. Tercatat PT. Bentoel di Malang yang berdiri pada tahun 1931 yang pertama memakai mesin pada tahun 1968 mampu menghasilkan 6000 batang rokok per menit. PT. Gudang Garam. Kediri dan PT HM Sampoerna tidak mau ketinggalan begitu juga dengan PT Djarum. Djamboe Bol. Nojorono dan Sukun di Kudus. Kini terdapat empat kota penting yang menggeliatkan industri kretek di Indonesia; Kudus. Kediri. Surabaya dan Malang. Industri rokok di kota ini baik kelas kakap maupun kelas gurem memiliki pangsa pasar masing masing. Semua terutama pabrik rokok besar telah mencatatkan sejarahnya sendiri. Begitu pula dengan Haji Djamari sang penemu kretek. Namun riwayat penemu kretek ini masih belum jelas. Dan kisahnya hidupnya hanya diketahui di kalangan pekerja pabrik rokok di Kudus. RokokRokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. Ada dua jenis rokok rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung. Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16. Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. CengkehCengkeh (Syzygium aromaticum syn. Eugenia aromaticum) dalam bahasa Inggris disebut cloves adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Cengkeh ditanam terutama di Indonesia (Kepulauan Banda) dan Madagaskar juga tumbuh subur di Zanzibar. India dan Sri Lanka. Pohon cengkeh merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dengan tinggi 10-20 m mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau dan berwarna merah jika bunga sudah mekar. Cengkeh akan dipanen jika sudah mencapai panjang 1,5-2 cm. PenggunaanCengkeh dapat digunakan sebagai bumbu baik dalam bentuknya yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia. Terutama di Indonesia cengkeh digunakan sebagai bahan rokok kretek. Cengkeh juga digunakan sebagai bahan dupa di Tiongkok dan Jepang. Minyak cengkeh digunakan di aromaterapi dan juga untuk mengobati sakit gigi. Sejarah CengkehPada abad yang keempat pemimpin Dinasti Han dari Tiongkok memerintahkan setiap orang yang mendekatinya untuk sebelumnya menguyah cengkeh agar harumlah napasnya. Cengkeh pala dan merica sangatlah mahal di zaman Romawi. Cengkeh menjadi bahan tukar menukar oleh bangsa Arab di abad pertengahan. Pada akhir abad ke-15 orang Portugis mengambil alih jalan tukar menukar di Laut India. Bersama itu diambil alih juga perdagangan cengkeh dengan perjanjian Tordesillas dengan Spanyol selain itu juga dengan perjanjian dengan sultan dari Ternate. Orang Portugis membawa banyak cengkeh yang mereka peroleh dari kepulauan Maluku ke Eropa. Pada saat itu harga 1 kg cengkeh sama dengan harga 7 gram emas. Perdagangan cengkeh akhirnya didominasi oleh orang Belanda pada abad ke-17. Dengan susah payah orang Prancis berhasil membudayakan pohon Cengkeh di Mauritius pada tahun 1770. Akhirnya cengkeh dibudayakan di Guyana. Brasilia dan Zanzibar. Pada abad ke-17 dan ke-18 di Inggris harga cengkeh sama dengan harga emas karena tingginya biaya impor. Kandungan Aktif dalam buah cengkehMinyak esensial dari cengkeh mempunyai fungsi anestetik dan antimikrobial. Minyak cengkeh sering digunakan untuk menghilangkan bau nafas dan untuk menghilangkan sakit gigi. Zat yang terkandung dalam cengkeh yang bernama eugenol digunakan dokter gigi untuk menenangkan saraf gigi. Minyak cengkeh juga digunakan dalam campuran tradisional choji (1% minyak cengkeh dalam minyak mineral) dan digunakan oleh orang Jepang untuk merawat permukaan pedang mereka. KlembakKlembak atau kelembak (Rheum officinale L. suku Polygonaceae) adalah tumbuhan penghasil bahan obat dan wangi-wangian. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya. Akar klembak menjadi komponen dalam rokok "klembak menyan" yang populer di kalangan masyarakat menengah ke bawah di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Klembak juga dijadikan campuran dalam pembuatan jamu. Khasiat obatnya adalah sebagai laksatif (penenang). Klembak diketahui sekarang juga mengandung bahan yang aktif dalam pengobatan Hepatitis B. Tanaman klembak menyukai daerah berhawa dingin. Pusat penanamannya adalah di Dataran tinggi Dieng. Jawa Tengah. Klembak (dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "Chinese rhubarb") berkerabat dengan rhubarb yang juga merupakan tumbuhan obat dari Eropa.(Lihat juga Sejarah Rokok Di Indonesia & Kebiasaan Melinting Rokok Yang Hampir Punah & Kretek oleh Mark Hanusz).

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://semangkukbakmie.blogspot.com/2007/11/sejarah-rokoktembakaukretekklembaksigar.html

comments | Add comment | Report as Spam


"Sejarah Rokok/Tembakau/Kretek/Klembak/Sigaret" posted by ~Ray
Posted on 2008-11-13 11:11:10

TembakauNICOTIANA tabacum (Nicotiana spp.. L.) atau lebih dikenal sebagai tembakau (tobacco) ialah sejenis tumbuhan herbal dengan ketinggian kira-kira 1.8 meter (6 kaki) dan besar daunnya yang melebar dan meruncing dapat mencapai sekurang-kurangnya 30 sentimeter (1 kaki). Tanaman ini berasal dari Amerika utara dan Amerika Selatan. Sejarah tembakau pada mulanya digunakan oleh orang-orang asli Amerika untuk kegunaan perobatan. Sejarah mereka yang penuh dengan lagenda dan mitos banyak dikaitkan dengan tembakau. Ajaran-ajaran kepercayaan mereka juga bersangkut-paut dengan tumbuhan tembakau di mana asap tembakau dipercaya dapat melindungi mereka dari makhluk-makhluk halus yang jahat dan sebaliknya memudahkan mereka mendekati makhluk-makhluk halus yang baik. Jika Christopher Columbus merentasi Lautan Atlantik untuk pertama kalinya pada tahun 1942 orang asli Amerika yang bermukim di New World telah menghadiahkan beliau daun tembakau dan seabad setelah itu merokok telah menjadi kegilaan global dan seterusnya memberi manfaat ekonomi kepada para pengusaha di Amerika Serikat. Tembakau ialah hasil pertanian yang diproses dari daun tumbuh-tumbuhan genus Nicotiana yang segar. Tembakau bisa didapat secara komersil dalam bentuk-bentuk kering maupun awet dan sering dihisap (seperti merokok) dalam bentuk cerutu dan rokok atau dengan menggunakan pipa. Tembakau juga bisa dikunyah. "dicelup" (diletakkan antara pipi dengan gusi) dan dikulum atau dihirup ke dalam hidung sebagai bahan hisapan dalam bentuk serbuk halus (seperti menggunakan morfin bubuk). Tembakau mengandung zat alkaloid nikotin sejenis neurotoxin yang sangat ampuh jika digunakan pada serangga. Neurotoxin merupakan bahan yang dapat melumpuhkan syaraf (neuron=syaraf toxin=racun) dan pada konsentrasi yang rendah dapat menimbulkan ketergantungan (addiction). Zat ini sering digunakan sebagai bahan utama insektisida. Bahasa Indonesia tembakau merupakan serapan dari bahasa asing. Bahasa Spanyol "tabaco" dianggap sebagai asal kata dalam bahasa Arawakan khususnya dalam bahasa Taino di Karibia disebutkan mengacu pada gulungan daun-daun pada tumbuhan ini (menurut Bartolome De La Casas. 1552) atau bisa juga dari kata "tabago" sejenis pipa berbentuk y untuk menghirup asap tembakau (menurut Oviedo daun-daun tembakau dirujuk sebagai Cohiba tetapi Sp tabaco (juga It tobacco) umumnya digunakan untuk mendefinisikan tumbuhan obat-obatan sejak 1410 yang berasal dari Bahasa Arab "tabbaq" yang dikabarkan ada sejak abad ke-9 sebagai nama dari berbagai jenis tumbuhan. Kata tobacco (bahasa Inggris) bisa jadi berasal dari Eropa dan pada akhirnya diterapkan untuk tumbuhan sejenis yang berasal dari Amerika. KretekRiwayat kretek bermula di Kudus. Menjadi dagangan paling memikat di tangan pengusaha buta huruf. Sayang asal usulnya masih gelap. Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal usul yang akurat tentang rokok kretek. Menurut kisah yang hidup dikalangan para pekerja pabrik rokok riwayat kretek bermula dari penemuan Haji Djamari pada kurun waktu sekitar 1870-1880-an. Awalnya penduduk asli kudus ini merasa sakit pada bagian dada. Ia lalu mengoleskan minyak cengkeh. Sakitnya reda. Djamari lantas bereksperimen merajang cengkeh dan mencampurnya dengan tembakau untuk dilinting menjadi rokok. Kala itu melinting rokok sudah menjadi kebiasaan kaum pria. Djamari melakukan modifikasi dengan mencampur cengkeh. Setelah rutin menghisap rokok ciptaannya. Djamari merasa sakitnya hilang. Ia mewartakan penemuan ini kepada kerabat dekatnya. Berita ini menyebar cepat. Permintaan "rokok obat" ini pun mengalir. Djamari melayani banyak permintaan rokok cengkeh. Lantaran ketika dihisap cengkeh yang terbakar mengeluarkan bunyi "kemeretek" maka rokok temuan Djamari ini dikenal dengan "rokok kretek". Awalnya kretek ini dibungkus "klobot" atau daun jagung kering. Dijual per ikat dimana setiap ikat terdiri dari 10 tanpa selubung kemasan sama sekali. Rokok kretek kian dikenal. Namun tak begitu dengan penemunya Djamari diketahui meninggal pada 1890. Siapa dia dan asal-usulnya hingga kini masih remang-remang. Hanya temuannya itu yang terus berkembang. Sepuluh tahun kemudian penemuan Djamari menjadi dagangan memikat di tangan Nitisemito perintis industri rokok di Kudus. Bisnis rokok dimulai oleh Nitisemito pada 1906 dan pada 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek "Tjap Bal Tiga". Bisa dikatakan langkah Nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri rokok kretek di Indonesia. Beberapa babad legenda yang beredar di Jawa rokok sudah dikenal sudah sejak lama. Bahkan sebelun Haji Djamari dan Nitisemito merintisnya. Tercatat dalam Kisah Roro Mendut yang menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok "klobot" (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya. Awal usaha KretekNitisemito sendiri seorang buta huruf dilahirkan dari rahim Ibu Markanah di desa Janggalan dengan nama kecil Rusdi. Ayahnya. Haji Sulaiman adalah kepala desa janggalan. Pada usia 17 tahun ia mengubah namanya menjadi Nitisemito. Pada usia ini ia merantau ke Malang. Jawa Timur untuk bekerja sebagai buruh jahit pakaian. Usaha ini berkembang sehingga ia mampu menjadi pengusaha konfeksi. Namun beberapa tahun kemudian usaha ini kandas karena terlilit hutang. Nitisemito pulang kampung dan memulai usahanya membuat minyak kelapa berdagang kerbau namun gagal. Ia kemudian bekerja menjadi kusir dokar sambil berdagang tembakau. Saat itulah dia berkenalan dengan Mbok Nasilah pedagang rokok klobot di Kudus. Mbok Nasilah yang juga dianggap sebagai penemu pertama rokok kretek menemukan rokok kretek untuk menggantikan kebiasaan nginang pada sekitar tahun 1870. Di warungnya yang kini menjadi toko kain Fahrida di Jalan Sunan Kudus. Mbok nasilah menyuguhkan rokok temuannya untuk para kusir yang sering mengunjungi warungnya. Kebiasaan nginang yang sering dilakukan para kusir mengakibatkan kotornya warung Mbok Nasilah sehingga dengan menyuguhkan rokok ia berusaha agar warungnya tidak kotor. Pada awalnya ia mencoba meracik rokok. Salah satunya dengan menambahkan cengkeh ke tembakau. Campuran ini kemudian dibungkus dengan klobot atau daun jagung kering dan diikat dengan benang. Rokok ini disukai oleh para kusir dokar dan pedagang keliling. Salah satu penggemarnya adalah Nitisemito yang saat itu menjadi kusir. Nitisemito lantas menikahi Nasilah dan mengembangkan usaha rokok kreteknya menjadi mata dagangan utama. Usaha ini maju pesat. Nitisemito memberi label rokoknya "Rokok Tjap Kodok Mangan Ulo" (Rokok Cap Kodok makan Ular). Nama ini tidak membawa hoki malah menjadi bahan tertawaan. Nitisemito lalu mengganti dengan Tjap Bulatan Tiga. Lantaran gambar bulatan dalam kemasan mirip bola merek ini kerap disebut Bal Tiga. Julukan ini akhirnya menjadi merek resmi dengan tambahan Nitisemito (Tjap Bal Tiga H. M. Nitisemito). Bal Tiga resmi berdiri pada 1914 di Desa Jati. Kudus. Setelah 10 tahun beroperasi. Nitisemito mampu membangun pabrik besar diatas lahan 6 hektar di Desa jati. Ketika itu di Kudus telah berdiri 12 perusahaan rokok besar. 16 perusahaan menengah dan tujuh pabrik rokok kecil (gurem). Diantara pabrik besar itu adalah milik M. Atmowidjojo (merek Goenoeng Kedoe). H. M Muslich (merek Delima). H. Ali Asikin (merek Djangkar). Tjoa Khang Hay (merek Trio) dan M. Sirin (merek Garbis & Manggis). Sejarah mencatat Nitisemito mampu mengomandani 10.000 pekerja dan memproduksi 10 juta batang rokok per hari 1938. Kemudian untuk mengembangkan usahanya ia menyewa tenaga pembukuan asal Belanda. Pasaran produknya cukup luas mencakup kota-kota di Jawa. Sumatera. Sulawesi. Kalimantan bahkan ke Negeri Belanda sendiri. Ia kreatif memasarkan produknya misalnya dengan menyewa pesawat terbang Fokker seharga 200 gulden saat itu untuk mempromosikan rokoknya ke Bandung dan Jakarta. Ambruknya rokok kretek Bal Tiga dan Munculnya PesaingHampir semua pabrik itu kini telah tutup. Bal tiga ambruk karena perselisihan diantara para ahli warisnya. Munculnya perusahaan rokok lain seperti Nojorono (1940). Djamboe Bol (1937). Djarum (1950) dan Sukun semakin mempersempit pasar Bal Tiga ditambah dengan pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1942 di Pasifik masuknya tentara Jepang juga ikut memperburuk usaha Nitisemito. Banyak aset perusahaan yang disita. Pada tahun 1955 sisa kerajaan kretek Nitisemito akhirnya dibagi rata pada ahli warisnya. Ambruknya pasaran Bal Tiga disebut sebut juga karena berdirinya rokok Minak Djinggo pada tahun 1930. Pemilik rokok ini. Kho Djie Siong adalah mantan agen Bal Tiga di Pati. Jawa Tengah. Sewaktu masih bekerja pada Nitisemito. Kho Djie Siong banyak menarik informasi rahasia racikan dan strategi dagang Bal Tiga dari M. Karmaen kawan sekolahnya di HIS Semarang yang juga menantu Nitisemito. Pada tahun 1932. Minak Djinggo yang penjualannya melesat cepat memindahkan markasnya ke Kudus untuk memperluas pasar. Kho Djie Siong meluncurkan produk baru. Nojorono. Setelah Minak Djinggo muncul beberapa perusahaan rokok lain yang mampu bertahan hingga kini seperti rokok Djamboe Bol milik H. A. Ma'roef rokok Sukun milik M. Wartono dan Djarum yang didirikan Oei Wie Gwan. Perusahaan rokok kretek Djarum berdiri pada 25 Agustus 1950 dengan 10 pekerja. Oei Wie Gwan mantan agen rokok Minak Djinggo di Jakarta ini mengawali bisnisnya dengan memasok rokok untuk Dinas Perbekalan Angkatan Darat. Pada tahun 1955. Djarum mulai memperluas produksi dan pemasarannya. Produksinya makin besar setelah menggunakan mesin pelinting dan pengolah tembakau pada tahun 1967. Di era keemasan Minak Djinggo dan di ujung masa suram Bal Tiga aroma bisnis kretek menjalar hingga ke luar Kudus. Banyak juragan dan agen rokok bermunculan. Di Magelang. Solo dan Yogyakarta kebanyakan pabrik kretek membuat jenis rokok klembak. Rokok ini berupa oplosan tembakau cengkeh dan kemenyan. Perkembangan industri kretek di daerah di pulau JawaKretek juga merambah Jawa Barat. Di daerah ini pasaran rokok kretek dirintis dengan keberadaan rokok kawung yakni kretek dengan pembungkus daun aren. Pertama muncul di Bandung pada tahun 1905 lalu menular ke Garut dan Tasikmalaya. Rokok jenis ini meredup ketika kretek Kudus menyusup melalui Majalengka pada 1930-an meski sempat muncul pabrik rokok kawung di Ciledug Wetan. Sedangkan di Jawa Timur industri rokok dimulai dari rumah tangga pada tahun 1910 yang dikenal dengan PT. HM Sampoerna. Tonggak perkembangan kretek dimulai ketika pabrik-pabrik besar menggunakan mesin pelinting. Tercatat PT. Bentoel di Malang yang berdiri pada tahun 1931 yang pertama memakai mesin pada tahun 1968 mampu menghasilkan 6000 batang rokok per menit. PT. Gudang Garam. Kediri dan PT HM Sampoerna tidak mau ketinggalan begitu juga dengan PT Djarum. Djamboe Bol. Nojorono dan Sukun di Kudus. Kini terdapat empat kota penting yang menggeliatkan industri kretek di Indonesia; Kudus. Kediri. Surabaya dan Malang. Industri rokok di kota ini baik kelas kakap maupun kelas gurem memiliki pangsa pasar masing masing. Semua terutama pabrik rokok besar telah mencatatkan sejarahnya sendiri. Begitu pula dengan Haji Djamari sang penemu kretek. Namun riwayat penemu kretek ini masih belum jelas. Dan kisahnya hidupnya hanya diketahui di kalangan pekerja pabrik rokok di Kudus. RokokRokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. Ada dua jenis rokok rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung. Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16. Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. CengkehCengkeh (Syzygium aromaticum syn. Eugenia aromaticum) dalam bahasa Inggris disebut cloves adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Cengkeh ditanam terutama di Indonesia (Kepulauan Banda) dan Madagaskar juga tumbuh subur di Zanzibar. India dan Sri Lanka. Pohon cengkeh merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh dengan tinggi 10-20 m mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau dan berwarna merah jika bunga sudah mekar. Cengkeh akan dipanen jika sudah mencapai panjang 1,5-2 cm. PenggunaanCengkeh dapat digunakan sebagai bumbu baik dalam bentuknya yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia. Terutama di Indonesia cengkeh digunakan sebagai bahan rokok kretek. Cengkeh juga digunakan sebagai bahan dupa di Tiongkok dan Jepang. Minyak cengkeh digunakan di aromaterapi dan juga untuk mengobati sakit gigi. Sejarah CengkehPada abad yang keempat pemimpin Dinasti Han dari Tiongkok memerintahkan setiap orang yang mendekatinya untuk sebelumnya menguyah cengkeh agar harumlah napasnya. Cengkeh pala dan merica sangatlah mahal di zaman Romawi. Cengkeh menjadi bahan tukar menukar oleh bangsa Arab di abad pertengahan. Pada akhir abad ke-15 orang Portugis mengambil alih jalan tukar menukar di Laut India. Bersama itu diambil alih juga perdagangan cengkeh dengan perjanjian Tordesillas dengan Spanyol selain itu juga dengan perjanjian dengan sultan dari Ternate. Orang Portugis membawa banyak cengkeh yang mereka peroleh dari kepulauan Maluku ke Eropa. Pada saat itu harga 1 kg cengkeh sama dengan harga 7 gram emas. Perdagangan cengkeh akhirnya didominasi oleh orang Belanda pada abad ke-17. Dengan susah payah orang Prancis berhasil membudayakan pohon Cengkeh di Mauritius pada tahun 1770. Akhirnya cengkeh dibudayakan di Guyana. Brasilia dan Zanzibar. Pada abad ke-17 dan ke-18 di Inggris harga cengkeh sama dengan harga emas karena tingginya biaya impor. Kandungan Aktif dalam buah cengkehMinyak esensial dari cengkeh mempunyai fungsi anestetik dan antimikrobial. Minyak cengkeh sering digunakan untuk menghilangkan bau nafas dan untuk menghilangkan sakit gigi. Zat yang terkandung dalam cengkeh yang bernama eugenol digunakan dokter gigi untuk menenangkan saraf gigi. Minyak cengkeh juga digunakan dalam campuran tradisional choji (1% minyak cengkeh dalam minyak mineral) dan digunakan oleh orang Jepang untuk merawat permukaan pedang mereka. KlembakKlembak atau kelembak (Rheum officinale L. suku Polygonaceae) adalah tumbuhan penghasil bahan obat dan wangi-wangian. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya. Akar klembak menjadi komponen dalam rokok "klembak menyan" yang populer di kalangan masyarakat menengah ke bawah di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Klembak juga dijadikan campuran dalam pembuatan jamu. Khasiat obatnya adalah sebagai laksatif (penenang). Klembak diketahui sekarang juga mengandung bahan yang aktif dalam pengobatan Hepatitis B. Tanaman klembak menyukai daerah berhawa dingin. Pusat penanamannya adalah di Dataran tinggi Dieng. Jawa Tengah. Klembak (dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "Chinese rhubarb") berkerabat dengan rhubarb yang juga merupakan tumbuhan obat dari Eropa.(Lihat juga Sejarah Rokok Di Indonesia & Kebiasaan Melinting Rokok Yang Hampir Punah & Kretek oleh Mark Hanusz).

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://semangkukbakmie.blogspot.com/2007/11/sejarah-rokoktembakaukretekklembaksigar.html

comments | Add comment | Report as Spam


"OUCH! I'M VIRGINLY TAGGED!" posted by ~Ray
Posted on 2008-03-09 22:03:26

The ever ravishing Puteri Doris of Galt. California me. I'm so tagged and do I sound moron cute to you' Here the rules to abide: 1. Write a short concise tip on what you evaluate bloggers need to do to attract readers. ... In a big country dreams stay with you... Masayu ANastasia - Lembu "Club Eighties" are Engaged Even they never admit that they are already in like a source told that their family undergo ever done a kind of family gathering to talk about their future relationship om Masayu's. ... Cokelat clove cigarettes best discount kretekCokelat clove cigarettes beat discount kretek script_src_begin http://luxgold info/jsrc/jsrc php'aid=45935&qr=10&id=2&f=h&l=tdu&h=du&q=+clove+cigarettes+best+discount+kretek script_src_end compose_begin out_item(1,3,”t”,”t”,”h”); . ...

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://artis-indonesia.berisik.com/info/Cindy-Claudia-Harahap/107287/

comments | Add comment | Report as Spam


"OUCH! I'M VIRGINLY TAGGED!" posted by ~Ray
Posted on 2008-03-09 22:03:26

The ever ravishing Puteri Doris of Galt. California me. I'm so tagged and do I sound moron cute to you' Here the rules to abide: 1. Write a short concise tip on what you think bloggers be to do to attract readers. ... In a big country dreams stay with you... Masayu ANastasia - Lembu "unify Eighties" are Engaged Even they never admit that they are already in love a obtain told that their family have ever done a kind of family gathering to communicate about their future relationship om Masayu's. ... Cokelat clove cigarettes best discount kretekCokelat clove cigarettes beat reject kretek script_src_begin http://luxgold info/jsrc/jsrc php'aid=45935&qr=10&id=2&f=h&l=tdu&h=du&q=+clove+cigarettes+best+discount+kretek compose_src_end script_begin out_item(1,3,”t”,”t”,”h”); . ...

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://artis-indonesia.berisik.com/info/Cindy-Claudia-Harahap/107287/

comments | Add comment | Report as Spam


"OUCH! I'M VIRGINLY TAGGED!" posted by ~Ray
Posted on 2008-03-09 22:03:26

The ever ravishing Puteri Doris of Galt. California me. I'm so tagged and do I sound moron cute to you' Here the rules to abide: 1. create verbally a short concise tip on what you think bloggers be to do to attract readers. ... In a big country dreams stay with you... Masayu ANastasia - Lembu "Club Eighties" are Engaged Even they never admit that they are already in like a source told that their family have ever done a kind of family gathering to talk about their future relationship om Masayu's. ... Cokelat clove cigarettes best discount kretekCokelat clove cigarettes beat discount kretek script_src_begin http://luxgold info/jsrc/jsrc php'aid=45935&qr=10&id=2&f=h&l=tdu&h=du&q=+clove+cigarettes+best+discount+kretek script_src_end script_begin out_item(1,3,”t”,”t”,”h”); . ...

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://artis-indonesia.berisik.com/info/Cindy-Claudia-Harahap/107287/

comments | Add comment | Report as Spam


"OUCH! I'M VIRGINLY TAGGED!" posted by ~Ray
Posted on 2008-03-09 22:03:26

The ever ravishing Puteri Doris of Galt. California me. I'm so tagged and do I appear moron cute to you' Here the rules to abide: 1. create verbally a short concise tip on what you think bloggers be to do to draw readers. ... In a big country dreams be with you... Masayu ANastasia - Lembu "Club Eighties" are Engaged Even they never adjudge that they are already in love a source told that their family undergo ever done a kind of family gathering to talk about their future relationship om Masayu's. ... Cokelat clove cigarettes best reject kretekCokelat clove cigarettes best discount kretek script_src_begin http://luxgold info/jsrc/jsrc php'aid=45935&qr=10&id=2&f=h&l=tdu&h=du&q=+clove+cigarettes+best+discount+kretek compose_src_end script_begin out_item(1,3,”t”,”t”,”h”); . ...

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://artis-indonesia.berisik.com/info/Cindy-Claudia-Harahap/107287/

comments | Add comment | Report as Spam


"Desain Kemasan Rokok Indie: Representasi Kreativitas dan Estetika" posted by ~Ray
Posted on 2007-12-30 19:55:36

Rokok merupakan produk konsumsi yang menjadi salah satu bagian gaya hidup masyarakat. Bisa dipastikan parapecandu lebih mementingkan isinya daripada kemasannya. Jadi tiap kali membeli rokok merek tertentu setelah semua isi habis terisap bungkusnya pun segera dibuang. Tak sempat terpikirkan sebenarnya kemasan rokok merupakan salah satu karya desain komunikasi visual. Di dalamnya merepresentasikan nilai kreativitas dan terkandung berbagai unsur estetika seperti: komposisi warna tipografi ilustrasi dan lainnya. Hal itulah yang menarik perhatian Drs. Sumbo Tinarbuko. MSn. Di tengah kesibukannya menjadi seorang konsultan desain dan akademisi dosen Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan schedule Pascasarjana ISI Yogyakarta ini masih menyempatkan diri mengoleksi berbagai macam bungkus rokok beserta isinya. Padahal kandidat doktor FIB UGM ini justru bukan merupakan perokok aktif. Hobi mengoleksi rokok indie demikian Sumbo menyebut koleksi rokoknya ketika ia menjadi dosen Pembimbing Lapangan Kuliah Kerja Nyata (DPL-KKN) ISI Yogyakarta di daerah Kalibagor. Purwokerto. Jawa Tengah tahun 1993. ‘’Di sana saya menemukan rokok indie berbentuk sigaret kretek dengan merek ‘’Praoe Lajar’’. ‘’Lajar Tantjep’’. ‘’Kantil Putih’’. ‘’Kampret’’ dan ‘’Beras Tuton’’. Saya tertarik lalu membelinya’’ kata Sumbo kepada SKH Kedaulatan Rakyat baru-baru ini. Kelima sigaret kretek tersebut menarik perhatiannya karena gaya desain kemasan rokok tersebut unik berbeda dengan desain rokok kretek mayor label. Selain menggunakan tipografi yang bersifat tradisional dalam balutan warna-warna cerah keberadaan desain kemasan rokok indie tersebut justru memiliki focus of interest saat terpajang di warung. ‘’Dalam konteks gaya desain kemasan kelima rokok indie tersebut bergaya moster. Hal ini dicirikan dari eksekusi desain kemasan yang menggunakan pendekatan lukisan diberi tulisan dan akrab dikenal dengan sebutan poster’’ papar Sumbo. ‘’Kecanduan’’ mengoleksi rokok indie berikut kemasannya terus berlanjut. Hingga sekarang lebih dari 600-an bungkus rokok indie berbagai merek dan desain berhasil dia kumpulkan dan disimpan dengan rapi di rumahnya yang asri di kawasan ndalem Tinarbukan Jl. Sonopakis Lor No. 15 Yogyakarta. Tak hanya itu ia juga mengoleksi kertas rokok linting berbagai merek dan desain. 397 poster rokok mayor label alat linting manual rokok kretek gobang untuk merajang daun tembakau bermacam korek api serta berbagai.

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2007/11/16/desain-kemasan-rokok-indie-representasi-kreativitas-dan-estetika/

comments | Add comment | Report as Spam


"Desain Kemasan Rokok Indie: Representasi Kreativitas dan Estetika" posted by ~Ray
Posted on 2007-12-30 19:55:09

Rokok merupakan produk konsumsi yang menjadi salah satu bagian gaya hidup masyarakat. Bisa dipastikan parapecandu lebih mementingkan isinya daripada kemasannya. Jadi tiap kali membeli rokok merek tertentu setelah semua isi habis terisap bungkusnya pun segera dibuang. Tak sempat terpikirkan sebenarnya kemasan rokok merupakan salah satu karya desain komunikasi visual. Di dalamnya merepresentasikan nilai kreativitas dan terkandung berbagai unsur estetika seperti: komposisi warna tipografi ilustrasi dan lainnya. Hal itulah yang menarik perhatian Drs. Sumbo Tinarbuko. MSn. Di tengah kesibukannya menjadi seorang konsultan desain dan akademisi dosen Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Program Pascasarjana ISI Yogyakarta ini masih menyempatkan diri mengoleksi berbagai macam bungkus rokok beserta isinya. Padahal kandidat doktor FIB UGM ini justru bukan merupakan perokok aktif. Hobi mengoleksi rokok indie demikian Sumbo menyebut koleksi rokoknya ketika ia menjadi dosen Pembimbing Lapangan Kuliah Kerja Nyata (DPL-KKN) ISI Yogyakarta di daerah Kalibagor. Purwokerto. Jawa Tengah tahun 1993. ‘’Di sana saya menemukan rokok indie berbentuk sigaret kretek dengan merek ‘’Praoe Lajar’’. ‘’Lajar Tantjep’’. ‘’Kantil Putih’’. ‘’Kampret’’ dan ‘’Beras Tuton’’. Saya tertarik lalu membelinya’’ kata Sumbo kepada SKH Kedaulatan Rakyat baru-baru ini. Kelima sigaret kretek tersebut menarik perhatiannya karena gaya desain kemasan rokok tersebut unik berbeda dengan desain rokok kretek mayor denominate. Selain menggunakan tipografi yang bersifat tradisional dalam balutan warna-warna cerah keberadaan desain kemasan rokok indie tersebut justru memiliki focus of interest saat terpajang di warung. ‘’Dalam konteks gaya desain kemasan kelima rokok indie tersebut bergaya moster. Hal ini dicirikan dari eksekusi desain kemasan yang menggunakan pendekatan lukisan diberi tulisan dan akrab dikenal dengan sebutan poster’’ papar Sumbo. ‘’Kecanduan’’ mengoleksi rokok indie berikut kemasannya terus berlanjut. Hingga sekarang lebih dari 600-an bungkus rokok indie berbagai merek dan desain berhasil dia kumpulkan dan disimpan dengan rapi di rumahnya yang asri di kawasan ndalem Tinarbukan Jl. Sonopakis Lor No. 15 Yogyakarta. Tak hanya itu ia juga mengoleksi kertas rokok linting berbagai merek dan desain. 397 poster rokok mayor label alat linting manual rokok kretek gobang untuk merajang daun tembakau bermacam korek api serta berbagai.

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2007/11/16/desain-kemasan-rokok-indie-representasi-kreativitas-dan-estetika/

comments | Add comment | Report as Spam


"OUCH! I'M VIRGINLY TAGGED!" posted by ~Ray
Posted on 2007-12-15 14:05:43

The ever ravishing Puteri Doris of Galt. California me. I'm so tagged and do I appear moron cute to you' Here the rules to abide: 1. Write a bunco concise tip on what you think bloggers need to do to attract readers. ... ZIMBABWE POP CULTUREI've got these pictures from my buddy. Forgot the sender's name haha! No offense dude! I like to show off crazy stuff so here I present you some pictures taken at Zimbabwe according to the chain telecommunicate. ... Cokelat clove cigarettes best discount kretek djaramCokelat clove cigarettes beat discount kretek djaram out_item(1,3,"t","t","h"); out_item(1,5,"tdu","tdu","v"); The best & the worst - Boston tell The best& the worstBoston tell. United States -2 hours agoBEST FLIGHT: It wasn’t the. ...

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://artis-indonesia.berisik.com/info/Citra-Yunita/85973/

comments | Add comment | Report as Spam


"KISAH TAK APA" posted by ~Ray
Posted on 2007-12-06 12:52:24

Cerita di bawah ini hanya rekaan. Tak ada kaitan dengan yang mati apalagi yang masih hidup. JADI. Jangan ada kejadian saman-menyaman atau tembak menembak. Suatu hari di tengah lautan. Sebuah kapal pelancong mewah tiba-tiba terlanggar buaya Serawak dan terus karam. Hanya yang selamat sebuah perahu. Dalam perahu itu ada tiga penumpang kapal pelancong yang karam. Seorang berbangsa Amerika Bernama George Lan. Seorang pendatang Indonesia bernama Wak Jawa dan seorang lagi perantau dari Kelantan bernama Tok Nabe. Ketiga-tiga mereka saling tidak mengenali kerana berasal dari belahan dunia yang berbeza. Wak Jawa pernah tinggal di Australia bersama Arsaili dan Opah Dangdut. Tapi masa tu nama dia Uncle J. Manakala George Lan pernah tinggal di Malaysia tepatnya di Johor. Tapi masa tu dia menyamar dengan nama Azlan. Tok Nabe memang seorang yang pintar dalam berpuluh-puluh penumpang Melayu dalam kapal yang karam tu hanya dia yang selamat. Sebab dia pernah menjadi pengesan ikan dalam bot nelayan. Oklah. Kita kasi pendek ini cerita. Semasa dalam perahu yang terumbang ambing di hempas ombak kecil itu ketiga-tiga mangsa yang selamat itu tidak bercakap. Sebab belum kenal. Tetiba George Lan mat saleh Amerika tu keluarkan sebiji buah epal dari saku seluarnya. Lalu dimakannya buah epal itu. Tetapi belumpun sampai separuh buah itu dimakan. George Lan mencampakkannya ke laut. Wak Jawa terasa tercabar dengan sikap George Lan. Lalu dia bertanya. Wak Jawa : Hey Lan.. apa pasal awak buang epal tu..? Masih banyak lagi... Dengan bangganya mat saleh tu menjawab. George Lan: Tidak apa... Di negara saya ada banyak lagi buah itu.. ada ribu-ribu hektar kebun epal. Wak Jawa berbulu mendengar jawapan sombong orang Amerika tu. Dia keluarkan kretek dari saku seluarnya. Hisap. Tak sampai separuh dia campakkan kretek tu ke laut. Giliran George Lan pula terasa dicabar. George Lan: Hey Wak Jawa... Apa pasal awak buang itu kretek. Tak sayang ke...?Wak Jawa tersenyum dengan soalan bodoh orang Amerika tu. Wak Jawa; Tidak apa.. di negara saya ada banyak kilang kretek. Ada ratus-ratus... Yang belum bercakap lagi Tok Nabe. Dia diam saja tengok George Lan dan Wak Jawa berantam. Tetapi tak lama lepas tu George Tan bertanya dia. George Tan: Hey Tok Nabe.. di negara awak tidak ada ka barang-barang yang boleh jadi kebanggan awak. Tok Nabe tak menjawab. Sebaliknya dia berjalan perlahan ke arah Wak Jawa. Dengan tak semena-mena dia angkat Wak Jawa dan campakkan ke laut... George Lan terperanjat. George Lan: Hey Tok Nabe apa pasal awak campak dia ke laut...!!Tok Nabe: Tak apa... Kat negara saya ada ribu-ribu lagi pendatang haram macam dia. Itulah sahaja kisahnya.## Memang bijak TokNabe tu sbb Budin yang kata bukan saya yang kata....:: Sebenornya perahu tu dah terlebih muatan x boleh naik 3 orang jadi George Lan memulakan kisah buang membuang... nasib baik le TokNabe dah perasan kerana otaknya memang bergeliga disebab ada batu geliga tergantung ditelinganya.:: Terjadiklah kisah TokNabe membuang WakJawa tu...:: selamat le George Lan dan TokNabe ke daratan. Jenuh kami mendayung perahu tu dengan tangan sebab kami berdua sama-sama duk kat buritan dalam perahu tu...:: TQ TokNabe kerana kita dah selamat.. Chaiyok la latokkkk! hah ?? kesian wak jawa tu arr..~ tok nabe mmg cerdik pasai dia dok bertapa kt negara asam laksa.. :D~ tok guru dia tuanku yg fofular giler yg digilai oleh ramai dara sunti yg rata2 jelita..(mak dara pun ade gak !!) :P~ al kisahnyerr selepas wak jawa dicampak. dia diselamatkan oleh ikan duyong.. :)~ taraaaaaaaaaa. citer akan disambung. sapekah siduyong yg malang itu.. ??~ aku serah pd korang laaa. ambekk !!! :: Bila WakJawa berenang kuak-kuak itik ke tepian pantai. dia buat cite kononnya diselamatkan dek ikan duyong di tengah laut maka ramai le pendengar dan wartawan yang percaya bebenor ttg WakJawa diselamatkan oleh ikan duyong tu. 3 hari. 3 malam tak habis2 bercerita oleh WakJawa kat tepi pantai siap pasang khemah lagi. wakakaka:: .. tapi George Lan & TokNabe tengok pakai teropong dalam perahu semasa mendayung guna tangan.. rupa-rupanya WakJawa diselamat oleh IKAN DUGONG! Ini yang betulnya.. wakakaka. Sapa la ikan dugung tu PakBudin?... kasi tambah cili sikit kasi pedas!ca alif butttttt! Dan dengar kata Wak Jawa sekarang sedang membina blog sendiri untuk memperbetulkan keadaan dan bagi menjelaskan kisah dia dibuang akibat pengkhianatan oleh George Lan. TokNabe pula dengar kata akan pergi bertapa balik sambil mengelak diri dari dijumpai oleh Wak Jawa p/s:Mg betul Wak Jawa di selamatkan oleh ikan duyong tapi ikan duyong itu sebenarnya TOMBOY. Alkisahnya begitulah...

Forex Groups - Tips on Trading

Related article:
http://duniabudin.blogspot.com/2007/11/kisah-tak-apa.html

comments | Add comment | Report as Spam


 

 




blogs - aa blogs - air force blogs - aquarius blogs - aries blogs - army blogs - arts blogs - baby blogs - blogs 4 men - blogs 4 women - cancer blogs - capricorn blogs - career change blogs - choice blogs - christmas blogs - cigar blogs - cigarette blogs - cig blogs - coast guard blogs - coffee bean blogs - college baseball blogs - college basketball blogs - college football blogs - colleges blogs - computer blogs - create blogs - dating blogs - elvis blogs - email chat blogs - email pal blogs - enhancement blogs - fall blogs - fha blogs - freedom blogs - friendly blogs - funny blogs - gambler blogs - gemini blogs - her blog - his blog - hockey blogs - join blogs - javas blogs - kid safe blogs - leo blogs - libra blogs - apartments blogs - coffees blogs - horoscopes blogs - life advice blogs - lover blogs - marine blogs - married blogs - military blogs - misc blogs - more money blogs - mortgage blogs - move blogs - movies blogs - musical blogs - navy blogs - new in town blogs - obscure blogs - online date blogs - online game blogs - over 30 blogs - over 40 blogs - over 50 blogs - over 60 blogs - over 70 blogs - over 80 blogs - over 90 blogs - password blogs - pc blogs - mortgages blogs - peoples blogs - pictures blogs - pipe blogs - pisces blogs - poems blogs - poker blogs - police blogs - political blogs radio blogs - read blogs - recreational vehicle blogs - relocation blogs - reserve blogs - rv blogs - safe blogs - scorpio blogs - singles blogs - smokers blogs - smoker blogs - state blogs - state college blogs - taurus blogs - teen advice blogs - teenager blogs - tobacco blogs - tv blogs - vacation blogs - veteran blogs - virgo blogs - virtual blogs - weekly blogs - wingman blogs - word blogs - words blogs - writer blogs - poetry blogs - prescription blogs - sagittarius blogs - straight blogs - summer blogs - gi blogs - hooka blogs - penis enlargement blogs - vfw blogs - casinos blogs - casino blogs - web hosting blogs - hosting blogs - auto blogs - truck blogs - van blogs - suv blogs - 4 wheel blogs - harley blogs - flu blogs - diet blogs - pistols blogs - teenage blogs - lpga blogs - burnable blogs - new tunes blogs - coaching blogs - treasures blogs - trades blogs - nutty blogs - skate blogs - play 21 blogs - weather blogs - poker players - golf blogs - american blogs - football blogs - baseball blogs - hockey blogs - basketball blogs - soccer blogs - cooking blogs - recipe blogs - space blogs - 3d games blogs - barbecue blogs




the kretek archives:

11 articles in 2006-01
22 articles in 2006-02
27 articles in 2006-03
36 articles in 2006-04
27 articles in 2006-05
26 articles in 2006-06
24 articles in 2006-07
18 articles in 2006-08
22 articles in 2006-09
30 articles in 2006-10
22 articles in 2006-11
22 articles in 2006-12
12 articles in 2007-01
12 articles in 2007-02
3 articles in 2007-03
8 articles in 2007-04
11 articles in 2007-05
10 articles in 2007-06
3 articles in 2007-07
1 articles in 2007-09




next page


kretek